Search This Blog

Showing posts with label instalasi. Show all posts
Showing posts with label instalasi. Show all posts
Saturday, June 23, 2012

Proses pada Sistem Operasi


Bagaimana proses direpresentasikan & dikendalikan oleh SO.
– Status proses (process state) yang mencirikan perilaku dari proses.
– Struktur data yang digunakan untuk mengelola (manage) proses.
– Cara SO menggunakan struktur data ini untuk mengendalikan eksekusi proses.
– Contoh: pengelolaan proses pada UNIX SVR4.
Syarat Sistem Operasi
• Tugas Fundamental: Manajemen Proses
• Sistem Operasi harus
– Mengeksekusi banyak proses secara bergantian
– Mengalokasikan sumber daya (resource) bagi proses & melindungi resource setiap proses dari proses lain,
– Membolehkan proses untuk berbagi (share) & bertukar informasi,
– Memungkinkan sinkronisasi antar proses.
Thursday, February 18, 2010

INSTALASI LINUX DISTRO XANDROS 3.02OCE

INSTALASI LINUX DISTRO XANDROS 3.02OCE

Specifikasi Hardware :
* Prosesor kelas pentium atau kompetibelnya
* Ada CD-Rom drive
* Memori minimal 64 MB, di rekomendasikan 128 MB keatas.
* Ruang kosong di Harddisk Min. 2 GB dengan catatan semakin sedikit software yang di install, maka ruang kosong yang di perlukan semakin kecil.

Cara Installasi :
1. Nyalakan komputer, dan masuklah ke SetUp Bios untuk mengatur proses Booting pertama pembacaan pada CD-Rom.
2. Masukkan CD-Xandros ke CD-Rom dan save settingan anda pada bios guna keluar menuju proses rebooting.
3. Jika settingan anda sudah benar maka akan muncul tampilan awal installasi Xandros, untuk ke menu pilihan modus boot anda cukup menekan tombol [Shift]. Catatan : Jika Monitor anda hanya mampu Max. Resolusi 800X600 silahkan memilih poin 8 ( 256-color Setup ). agar proses Installasi dengan Grafik interface tidak mengalami hambatan. Namun jika monitor anda tidak bermasalah dengan resolusi langsung saja enter.
4. Setelah menunggu beberapa saat, akan muncul ucapan selamat datang (Xandros Installasi Wizard ; Welcome) klik saja Next.
5. Nah sekarang anda berada pada tampilan licence, pilih saja (i accept this agreement), kemudian klik tombol Next.
6. Kini anda memasuki menu System, anda dihadapkan pada 2 pilihan, yaitu ; Express install, yang jika anda pilih maka semua isi harddisk akan di format secara otomatis untuk melakukan penginstallan Operasi Sistem Xandros, sebaiknya terlebih dahulu anda BackUp semua data yang ada di Harddisk. Namun jika anda memakai pilihan ke dua, yakni ; Custom Install, maka ini lebih aman untuk data anda. Sebab, anda akan diajak untuk memakai dua sistem, atau satu sistem saja. Dengan asumsi partisi harddisk di jadikan dua atau lebih. Umpamanya anda akan bermutasi dari Sistem komersil ke Linux, dan di harddisk anda ada dua partisi yaitu C & D, maka pilihan ini yang harus anda pilih.
7. Setelah anda memilih Custom Install, kemudian klik Next, sekarang anda memasuki menu Software, lebih baik anda pilih saja Complate desktop (1337 MB), kemudian tekan Next.
8. Sekarang anda tiba pada menu Disk, atau disk configuration. Lebih baik saya sarankan anda memilih Manage disks and partitions (recommended for experts only), dengan asumsi harddisk anda dibagi 2 partisi. Ini dimaksudkan agar data yang berada di drive D tidak terhapus alias aman. Lalu Klik Next.
9. Nah..., sekarang anda dibawa ke menu pembuatan partisi, silahkan sorot partisi C terlebih dahulu (dengan asumsi partisi C berisi sistem operasi Comersil), kemudian tekan Delete. Sehingga C menjadi Freespace. Sorot lagi C yang sudah free tadi dan tekan Add. Maka akan muncul pilihan besarnya jumlah bite partisi, dan silahkan mengisinya dengan jumlah dua kali besar memori, jika memory anda 256Mb maka tulis lah 512MB. Dan rubah dulu jenis file sistem menjadi Linux-Swap/Swap linux. Lalu tekan Ok. kini akan tinggal sisanya yang Free, silahkan sorot yang sisanya tadi dan Klik Add. Dan silahkan menentukan File sistem dengan Ext3 atau Root, lalu Klik Ok. Setelah hal diatas anda lakukan sekarang partisi untuk linux yang telah anda buat tadi, silahkan sorot Swap lalu klik Asisign, dan sorot lagi yang root [ / ] atau Ext3, lalu klik Assign, sekarang partisi yang di assign akan muncul di kolom bawah, yakni maunt point list. Nah sorot dan klik Write, tunggu beberapa saat agar partisi di tulis. Setelah selesai Tekan Next, catatan penting. Untuk partisi D, sebaiknya jangan diapa-apakan.
10. Nah sekarang anda telah selesai mempartisi, kini hasilnya akan di tampilkan, silahkan langsung sorot dan klik Next.
11. Jika CPU anda terdapat LAN / MODEM maka anda akan di suruh mengisi IP address dan Subnet mask. Bisa dikesampingkan atau diisi, setelah
12. itu tekan Next.
13. Nah...kini ada disuruh mengisi Password Root, silahkan diisi lalu diconfirm dengan nama yang sama, biasanya harus minimal 6 karakter,dan sama keduanya. Untuk computer name anda bisa mengesampingkan dengan nama secara otomatis atau anda rubah menurut nama selera anda. Lalu tekan Next.
14. Sekarang isi menu untuk password user Account, dengan benar, dan Passwordnya sekalian, sebaiknya jangan sama dengan passwordnya Root. Agar sistem anda aman. lalu klik Next.
15. Pengisian proses Instalasi selesai silahkan tekan Finish. Dan tunggu proses installasi selesai 100%, nanti anda akan diminta tekan Exit, dan CD OS Xandros dengan sendirinya akan keluar lalu ambil, simpan dan tekan Enter.
16. Sekarang anda akan restart, dan silahkan nikmati distro Xandros semudah anda menjalankan OS komersil. mudah kan !?!?



Catatan :
➢ jika anda ingin mengganti Open Office 1 dengan open Office 2 , maka pada poin 7 untuk dihilangkan centang pada open office 1, setelah anda memilih dengan pilihan complate.
➢ Untuk memasukkan Open Office 2, Kamus Bahasa Indonesia, penulisan dengan huruf arab, penambahan jenis Font, penambahan Gimp(photoshop), Xsane(scan), dan lainnya AKAN KITA BAHAS LEBIH LANJUT
sumber : linuxinuse.blogspot.com
Thursday, February 11, 2010

Instalasi FREE BSD

Bagi yang belum tau, FreeBSD itu merupakan sebuah Operating System yang berbasis UNIX. Contoh operating system yang berbasis UNIX lainnya adalah LINUX (Linux Is Not UNIX). Dari kata depannya saja sudah tertulis Free yang berarti operating system ini bisa didapatkan secara free (gratis) dan bersifat open source (source yang isinya bisa diubah sesuai dengan keinginan para pemakainya). Selain itu operating system ini terkenal dengan kestabillannya untuk dijadikan sebuah server.

Sekarang ini kita akan membahas bagaimana cara menginstall FreeBSD tersebut di subuah PC (Personal Computer). Mengapa kita perlu mengetahui cara instalasinya? Jawabannya adalah karena instalasi FreeBSD itu mungkin bagi yang belum pernah memakai operating system yang berbasis UNIX akan bingung.

Sampai saat ini (saat berita ini di POST) FreeBSD yang terbaru itu adalah FreeBSD versi 6.2 . Langsung saja ke cara penginstallan.

Anda bisa mendownload installernya langusung dari situs resminya di http://freebsd.org
Sediakan free partition hardisk sebesar 5GB atau lebih.
Nyalakan komputer anda dan seting BIOS anda untuk booting awal ke CD. Jgn lupa untuk memasukkan CD FreeBSD terlebih dahulu.
Selanjutnya akan muncul jendela pilihan, pilih pilihan 1 yaitu install Freebsd
Lalu muncul Jendela Sysinstall Menu. Untuk pemula maka dianjurkan untuk memilih mode Standart
Lalu akan muncul Jendela FDISK Partition Editor
Pilih partisi yang betuliskan ‘unused’, lalu tekan ‘C’ dan masukkan nilai space FreeBSD yang anda inginkan, lalu tekan ‘enter’. Setelah selesai maka teken ‘Q’
Muncul jendela Install Boot Manager, jika Anda memiliki OS lain dalam komputer anda maka pilih 1, lalu ‘OK’
Lalu muncul Freebsd DiskLabel editor. Disini anda akan membagi partisi FreeBSD anda lagi menjadi beberapa bagian. Dan bagian-bagian yang harus ada pada waktu penginstallan adalah : (‘/’, ‘/usr’ , ‘/var’ , ’swap’)
Untuk partisi ‘/’ sebaiknya isi cukup dengan 200Mb, lalu untuk partisi ‘/usr’ sebaiknya lebih besar diantara yang lain karena disinilah tempat kita akan menyimpan file dan menginstall program
Untuk partisi ‘/var’ anda cukup buat 1/4 dari total hardisk FreeBSD anda. Dan partisi ’swap’ sebaiknya isi dengan 2 atau 3 kali RAM yang kita gunakan
Setelah itu selesai maka tekan ‘Q’ lalu akan muncul jendela Choose Distributions
Disini anda akan memilih paket apa saja yang akan anda instal di komputer anda, sesuaikan dengan kebutuhan anda. Setelah itu pilih ‘OK’
Setelah itu tunggu sampai proses instalasi selesai. Lalu setelah itu akan ada konfigurasi tentang Network dan user. Disini anda dapat atur sendiri sesuai dengan keinginan anda
Selamat mencoba dan semoga berhasil. Untuk mengetahui semua tentang FreeBSD – anda dapat membacanya di buku panduaannya yaitu FreeBSD handbook. Anda dapat mendownloadnya langsung dari situs resminya di http://freebsd.org/
Saturday, January 3, 2009

Melakukan Perbaikan Dan Atau Setting Ulang Koneksi Jaringan


Persiapan untuk melakukan perbaikan konektifitas jaringan pada komputer client yang bermasalah harus terlebih dahulu mengetahui peralatan-peralatan yang akan digunakan dan dibutuhkan dalam jaringan tersebut. Selain peralatan dalam proses perbaikan konektifitas kita juga harus mengetahui jenis topologi jaringan yang digunakan oleh komputer client tersebut. Hal ini dilakukan agar dalam proses persiapan dan proses perbaikan kita tidak menggunakan sistem trial and error yang berarti kita hanya mencoba-coba saja tanpa mengetahui permasalahan yang dihadapi sebenarnya. Pada pembahasan berikut akan membahas tentang persiapan perbaikan konektiftas pada jaringan dengan topologi Bus dan Star. Alasan pembahasan hanya pada jaringan dengan topologi Bus dan Star karena kedua jaringan paling bayak digunakan.
Friday, November 28, 2008

INTALASI OPENSUSE 11.0 BERBASIS TEKS


Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun. Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).
Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.


1.
Masukkan DVD Instalasi openSUSE 11.0 pada DVD-R/RW ROM.
2. Sebelum mengistalasi OpenSuse 11.0, atur terlebih dahulu setting BIOS.
3.
Saat melakukan booting tekan “Del” atau “F2” sesuai perintah pada PC untuk masuk setting BIOS.
4.
Tekan F10 untuk Save and Exit
5.
Sebelum menginstalasi, tekan “F3” untuk mengatur Vidio Mode yaitu Teks Mode. Pilih Instalation, lalu tekan enter.




6. Tunggu beberapa dan muncul tampilan sebagai berikut. Tak lama kemudian akan muncul langkah-langkah proses Installation.

7. Setelah beberapa saat muncul tampilan pertama (Welcome). Tekan Alt + L bila ingin memilih model bahasa. Tekan Alt + A untuk pada "I Agree to the Licence Terms".
Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.

8. Tunggu beberapa saat hingga muncul proses yang seperti gambar di bawah ini.
9. Installation Mode. Tekan Alt+I untuk New Installation. Tekan Alt+N untuk Next/melanjutkan.
10. Clock and Time Zone. Tekan Alt + E untuk Region, pilih Asia. Tekan Alt + Z untuk Time Zone, pilih Jakarta. Tekan Alt + C untuk mengkonfersi waktu. Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.
11. Setelah sampai disini kita memilih Other dengan perintah Alt+O kemudian pilih minimal Server Selection (Text Mode) dengan perintah Alt+I lalu Alt+N atau Next untuk melanjutkan.

12. suggested Partitioning. Tekan Alt+C untuk membuat partisi baru.
13. Preparing Hark Disk : Step 1 Tekan Alt + C untuk Custon partitioning.
Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.

14. Expert partitioner. Tekan Alt + C untuk created partition. Lalu muncul tampilan box Partition Type. Tekan Alt + E lalu Alt + O untuk OK
15. Kemudian muncul tampilan box berikutnya. Takan Alt + D, dan isikan pada End “1GB” lalu tekan Alt + O untuk OK.
16. Create a Logical Partition . Tekan Alt + F untuk Format, dan tekan Alt + M untuk memilih File System, lalu pilih “Swap”. Tekan Alt + D dan isikan “+1GB”.
Tekan Alt + O untuk OK.

17. Tekan Alt + C kembali untuk membuat partisi ke dua. Tekan Alt + D dan isikan “5GB”. Tekan Alt + M lalu pilih “/”. Tekan O untuk OK.
18. Tekan Alt + C kembali untuk membuat partisi ke tiga. Tidak perlu menekan Alt + D sebab untuk partisi kali ini menggunakan sisa kapasitas harddisk. Tekan Alt + M, lalu pilih “/home”. Tekan Alt + O untuk OK.
19. Setelah melakukan partisi maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Tekan Alt + N untuk Next/ melanjutkan.
20. Berikutnya akan tampil kembali page Suggested Partitioning dengan partisi yang telah dibuat. Tekan Alt + N untuk Next/ melanjutkan.
21.Tahap berikutnya adalah menentukan nama user dan password sistem. Untuk kemudahan, kita bisa menggunakan password sistem sebagai password admin (root).
Tekan “Alt+U” untuk User’s full Name
Tekan “Alt+U” untuk Username
Tekan “Alt+P’ untuk Password
Tekan “Alt+O” untuk confirm Password
Lalu tekan “Alt+N” untuk Next.

22. Password untuk the System Admininistrator Root. Tekan Alt + P dan Alt + F secara bergantian dengan memasukkan password root yang sama. . Tekan Alt + Next untuk Next/melanjutkan
23. Installation Settings. Langsung tekan Alt + I untuk Install.
24. Automatic Configuration. Tunggu beberapa saat sampai proses ini selesai.
25. Bila proses Instalasi selesai, komputer secara otomatis melakukan proses restart. 26. Bila telah ter-restart maka proses instalisasi telah usai dan berhasil.
Kemudian akan tampil homepage OpenSUSE 11.0 berbasis Teks.

27. Linux open Suse 11.0 siap untuk digunakan.

Laporan Instalasi
  • Judul : INSTALASI LINUX OPEN SUSE 11.0
  • Dibuat Oleh : MOCHAMAD DIMAS RACHMANTO
  • Kelas : X TKJ 2/20
  • Guru Pembimbing : Nomiyasari
  • Tentang Linux Open Suse 11.0

Labels

Powered by Blogger.

TUKER LINK

Post Terakhir

Labels

Followers

Popular Posts

blog TKJ2

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net 1 2 3 ”>