Search This Blog

Friday, November 28, 2008

INTALASI OPENSUSE 11.0 BERBASIS TEKS


Linux adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapapun. Linux dapat dikendalikan oleh satu atau lebih antarmuka baris perintah (command line interface atau CLI) berbasis teks, antarmuka pengguna grafis (graphical user interface atau GUI, yang umumnya merupakan konfigurasi bawaan untuk versi desktop).
Dengan lingkungan desktop seperti KDE dan GNOME, Linux menawarkan antarmuka pengguna yang lebih menyerupai Apple Macintosh atau Microsoft Windows daripada antarmuka baris teks seperti Unix. Oleh karena itu, lebih banyak program grafik dapat ditemui pada Linux yang menawarkan berbagai fungsi yang ada pada utilitas komersil.


1.
Masukkan DVD Instalasi openSUSE 11.0 pada DVD-R/RW ROM.
2. Sebelum mengistalasi OpenSuse 11.0, atur terlebih dahulu setting BIOS.
3.
Saat melakukan booting tekan “Del” atau “F2” sesuai perintah pada PC untuk masuk setting BIOS.
4.
Tekan F10 untuk Save and Exit
5.
Sebelum menginstalasi, tekan “F3” untuk mengatur Vidio Mode yaitu Teks Mode. Pilih Instalation, lalu tekan enter.




6. Tunggu beberapa dan muncul tampilan sebagai berikut. Tak lama kemudian akan muncul langkah-langkah proses Installation.

7. Setelah beberapa saat muncul tampilan pertama (Welcome). Tekan Alt + L bila ingin memilih model bahasa. Tekan Alt + A untuk pada "I Agree to the Licence Terms".
Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.

8. Tunggu beberapa saat hingga muncul proses yang seperti gambar di bawah ini.
9. Installation Mode. Tekan Alt+I untuk New Installation. Tekan Alt+N untuk Next/melanjutkan.
10. Clock and Time Zone. Tekan Alt + E untuk Region, pilih Asia. Tekan Alt + Z untuk Time Zone, pilih Jakarta. Tekan Alt + C untuk mengkonfersi waktu. Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.
11. Setelah sampai disini kita memilih Other dengan perintah Alt+O kemudian pilih minimal Server Selection (Text Mode) dengan perintah Alt+I lalu Alt+N atau Next untuk melanjutkan.

12. suggested Partitioning. Tekan Alt+C untuk membuat partisi baru.
13. Preparing Hark Disk : Step 1 Tekan Alt + C untuk Custon partitioning.
Tekan Alt + N untuk Next/melanjutkan.

14. Expert partitioner. Tekan Alt + C untuk created partition. Lalu muncul tampilan box Partition Type. Tekan Alt + E lalu Alt + O untuk OK
15. Kemudian muncul tampilan box berikutnya. Takan Alt + D, dan isikan pada End “1GB” lalu tekan Alt + O untuk OK.
16. Create a Logical Partition . Tekan Alt + F untuk Format, dan tekan Alt + M untuk memilih File System, lalu pilih “Swap”. Tekan Alt + D dan isikan “+1GB”.
Tekan Alt + O untuk OK.

17. Tekan Alt + C kembali untuk membuat partisi ke dua. Tekan Alt + D dan isikan “5GB”. Tekan Alt + M lalu pilih “/”. Tekan O untuk OK.
18. Tekan Alt + C kembali untuk membuat partisi ke tiga. Tidak perlu menekan Alt + D sebab untuk partisi kali ini menggunakan sisa kapasitas harddisk. Tekan Alt + M, lalu pilih “/home”. Tekan Alt + O untuk OK.
19. Setelah melakukan partisi maka akan muncul tampilan sebagai berikut. Tekan Alt + N untuk Next/ melanjutkan.
20. Berikutnya akan tampil kembali page Suggested Partitioning dengan partisi yang telah dibuat. Tekan Alt + N untuk Next/ melanjutkan.
21.Tahap berikutnya adalah menentukan nama user dan password sistem. Untuk kemudahan, kita bisa menggunakan password sistem sebagai password admin (root).
Tekan “Alt+U” untuk User’s full Name
Tekan “Alt+U” untuk Username
Tekan “Alt+P’ untuk Password
Tekan “Alt+O” untuk confirm Password
Lalu tekan “Alt+N” untuk Next.

22. Password untuk the System Admininistrator Root. Tekan Alt + P dan Alt + F secara bergantian dengan memasukkan password root yang sama. . Tekan Alt + Next untuk Next/melanjutkan
23. Installation Settings. Langsung tekan Alt + I untuk Install.
24. Automatic Configuration. Tunggu beberapa saat sampai proses ini selesai.
25. Bila proses Instalasi selesai, komputer secara otomatis melakukan proses restart. 26. Bila telah ter-restart maka proses instalisasi telah usai dan berhasil.
Kemudian akan tampil homepage OpenSUSE 11.0 berbasis Teks.

27. Linux open Suse 11.0 siap untuk digunakan.

Laporan Instalasi
  • Judul : INSTALASI LINUX OPEN SUSE 11.0
  • Dibuat Oleh : MOCHAMAD DIMAS RACHMANTO
  • Kelas : X TKJ 2/20
  • Guru Pembimbing : Nomiyasari
  • Tentang Linux Open Suse 11.0
Friday, November 14, 2008

INSTALASI OPEN SUSE 11.0


1. Masukkan DVD Instalasi openSUSE 11.0 pada DVD-R/RW ROM.
2. Sebelum mengistalasi OpenSuse 11.0, atur terlebih dahulu setting BIOS.
Saat melakukan booting tekan “Del” atau “F2” sesuai perintah pada PC untuk masuk setting BIOS.
3. Boot computer dengan DVD-R/RW ROM sebagai pilihan pertama pada boot device priority di BIOS.
4. Tekan F10 untuk Save and Exit
5. Sebelum menginstalasi, tekan “F3” untuk mengatur Vidio Mode. Lalu pilih Teks Mode Pilih Installation. Pada pilihan ini, kita dapat mengubah pilihan bahasa untuk instalasi, ukuran layar, lokasi sumber instalasi (DVD atau melalui network), pilihan kernel dan tambahan driver.


6. Kita akan masuk ke posisi Welcome Screen. Tekan “Alt+A” untuk menyetujui lisensi kemudian “Alt+N” untuk melanjutkan.


7. OpenSUSE akan melakukan deteksi hardware dan sistem yang ada. Tunggu
beberapa saat hingga proses deteksi selesai dilakukan

8. Pilihan berikutnya adalah pilihan instalasi, apakah berupa Instalasi Baru, Update
atau Perbaikan Instalasi Sebelumnya. Karena proses ini merupakan instalasi
awal, pilih New Installation. Tekan “Alt+N”
9. Berikutnya adalah menentukan waktu dan area waktu (Time Zone). Tekan “Alt+E” untuk memilih area, missal pilih Asia. Tekan “Alt+Z” untuk memilih Time Zone. Misal, Jakarta jika memang tinggal di daerah Indonesia. Lalu tekan “Alt+H” untuk memilih Hadware clock Set To UTC. Kemudian tekan “Alt+N” untuk Next/melanjutkan.


10. Pilihan berikutnya adalah menentukan desktop manager. Tersedia berbagai pilihan, baik Gnome (Alt+G), KDE 3.5 (Alt+D), KDE 4(Alt+K) maupun Other(Alt+O)




11.Setelah menentukan Desktop Manager, tahap selanjutnya adalah menentukan
formasi harddisk. Jika sudah memiliki data pada harddisk, tahap ini adalah tahap
yang perlu perhatian extra agar jangan sampai data yang sudah ada termasuk
kedalam bagian yang akan diformat. Misal partisi yang akan dibuat sebanyak 3:
Tekan “Alt+C” untuk membuat partisi baru dengan partisi..
Lalu tekan “Alt+N” untuk Next.



.
12. Tahap berikutnya adalah menentukan nama user dan password sistem. Untuk kemudahan, kita bisa menggunakan password sistem sebagai password admin (root).
Tekan “Alt+U” untuk User’s full Name
Tekan “Alt+U” untuk Username
Tekan “Alt+P’ untuk Password
Tekan “Alt+O” untuk confirm Password
Lalu tekan “Alt+N” untuk Next 13. Sebelum proses instalasi dilakukan, ada overview mengenai pilihan yang sudah dilakukan. Kita masih bisa melakukan perubahan dari halaman overview ini. Lalu tekan “Alt+I” untuk instalasi.
14. Tahap terakhir adalah proses konfigurasi secara otomatis untuk menentukan resolusi layar dan konfigurasi hardware lainnya.
15. Tekan “Alt+N” untuk melanjutkan. Selanjutnya computer akan melakukan boot kembali dan OS OpenSUSE sudah dapat digunakan.
Powered by Blogger.

TUKER LINK

Post Terakhir

Followers

Popular Posts

blog TKJ2

Msn bot last visit powered by MyPagerank.Net 1 2 3 ”>
There was an error in this gadget